Setiap kali ku melihat ceceran darah itu
Tubuh yang terpisah dari kepalanya
Usus yang terburai
Kepala yang pecah
Tubuh yang hangus terbakar
Muslim muslimah yang ditelanjangi
Amarahku membara
Setiap kali ku melihat seringai tawa itu
Sorot mata yang penuh nafsu
Mulut yang senantiasa berucap kehinaan
Tangan yang senantiasa menyiksa, mencabik kehormatan
Kaki yang senantiasa menendang dan memburu
Bak singa yang kelaparan
Tingkah mereka layaknya binatang
Tak pantas disebut manusia
Fathimah, Nadia, Aisyah
Siapa lagi yang akan terenggut kehormatannya dipenjara yang pengap itu
OOhhhhh ..Rabbi
Mereka memandangku .
Matanya begitu sayu ..namun .
Bibir itu .bibir itu bertabih, tahmid, takbir
Mereka meronta
Meminta belas kasih saudaranya
Rabbi
Mereka berteriak
Innamal muminuuna ikhwah
Innamal muminuuna ikhwah
Mereka menagih ayat itu pada kami
Mereka menagih kalam-Mu
Rabb
Hati ini bertanya..
Apakah masih ada yang menyambut seruan itu?
Seruan meminta pertolongan
Selamatkan izzah kami, selamatkan agama yang ada dihati kami!!!
Rabb
Bahkan mereka mengancam
kan kuadukan kehormatanku pada Mu ya Allah, mereka saudara-saudaraku tak lagi peduli pada ayat-ayat-Mu Barangsiapa meninggalkan saudaranya yang membutuhkan pertolongan maka dia akan ditinggalkan oleh NYA ketika terdesak dalam kesulitan
Ohhh...Rabbul Izzati
apa yang harus ku lakukan??
Hanya lisan yang menyeru saudara seaqidah untuk menyambut panggilan-Mu
itulah yang kulakukan
Wahai orang yang mempunyai iman
apakah jiwamu terbakar ketika mendengar jerit mereka?
apakah dirimu merasakan pula sakitnya siksaan yang mereka alami?
Wahai laki-laki yang mengaku memiliki iman
Wahai laki-laki yang menangis diwaktu manusia tertidur lelap
Wahai laki-laki yang dilebihkan atasnya kekuatan
Wahai Laki-laki yang dikhususkan baginya syariat berperang
Wahai Laki-laki yang lemah lembut terhadap kaum mumin dan keras terhadap kaum kafir
Wahai Laki-laki yang mendengar seruanNya lalu ia gemetar hatinya
Bersiaplah wahai diri yang dirindukan syurga
Istanamu telah menantimu
Isteri akhiratmu telah menunggumu dalam gelisah
sambutlah panggilanNya
sambutlah panggilan saudara kita
di Palestine, Afghanistan, Checnya, Bosnia
dan negeri-negeri lainnya yang terjajah
persiapkanlah diri kalian
untuk menghadapi kaum terlaknat itu
iman, ilmu, fisik dan materi
kami menunggu berita kemenangan atau kesyahiidan yang mulia dari kalian.
ADAKAH YANG TERPANGGIL HATINYA???
JANGAN HANYA DITERIAKAN DI MEDIA
LAKUKANLAH TINDAKAN NYATA!
APAKAH KESANA ADA YANG MENCARI JALAN?
TENTU ADA
TAPI HANYA JIWA YANG KOKOH IMANNYA DAN TERPILIH JIWANYA....
Wallaahu alam Bishawab....
Saudarimu yang merindu berjumpa Rabb-nya dimedan JIHAD....
Syauqiyyah Syahiidah (Sang Perindu Syahid)
Sumber: Arrahmah.com/forum











--
Hi everybody and thanks so much for the wonderful creativity ,I like so much look every day amazing work by you [link]
[link]
--
For everything we lose... there's someone we find
--
I am proud to be Muslim . . ~
Now let's , altogether, make a good use of our art, and always keep in mind, "Our Art is A Powerful Weapon"
--
*"Art is A Powerful Weapon"
** NMI @ Facebook [link]
All respect & Love..
NMI TeamWork..
--
*"Art is A Powerful Weapon"
** NMI @ Facebook [link]
Have a wonderful day!
--
I love you like the stars above, I'll love you till I die.
My Gallery
--
Selalu, usai hujan tunas pelangi tumbuh. Serupa malam yang terkikis hangatnya subuh ^__^
--
nice to meet you!
[link]
--
Selalu, usai hujan tunas pelangi tumbuh. Serupa malam yang terkikis hangatnya subuh ^__^
Previous Page12345...Next Page